
Mengalami spitback adalah sesuatu yang sering membuat para Vapers merasa tidak nyaman. Spitback terjadi ketika cairan vape secara tiba-tiba tersedot masuk ke dalam mulut saat menghirup dan memberikan sensasi yang tidak menyenangkan saat vaping.
Memahami penyebab dan cara mengatasi spitback sangat penting untuk menjaga pengalaman vaping tetap nyaman. Simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Spitback?
Spitback pada vape merujuk pada situasi ketika liquid yang belum sepenuhnya menguap, tersedot ke dalam mulut. Fenomena ini sering terasa seperti “ledakan liquid” dari coil, dan bisa terjadi baik pada pod maupun mod. Istilah “spitback” sendiri berasal dari bahasa Inggris, yang berarti “semburan cairan” atau “percikan”.
Penyebab Spitback Vape
Spitback bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :
- Kelebihan Liquid pada Coil: Jika coil terlalu basah, liquid dapat langsung tersedot ke dalam mulut sebelum sempat diubah menjadi uap. Ini adalah salah satu penyebab umum spitback.
- Pengaturan Watt yang Tidak Tepat: Watt yang terlalu rendah dapat menyebabkan liquid tidak menguap sepenuhnya, sehingga sisa cairan yang berlebih bisa menyebabkan spitback.
- Coil Terlalu Panas: Jika coil terlalu panas, liquid dapat mendidih terlalu cepat, menghasilkan spitback. Ini sering terjadi jika pengaturan watt terlalu tinggi atau coil kekurangan cairan.
- Airflow yang Terlalu Besar: Aliran udara yang terlalu kuat dapat membuat liquid terdorong ke mulut, terutama jika airflow pada tank terlalu terbuka.
Bagaimana Cara Efektif Mengatasi Spitback ?
Berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa Kamu lakukan untuk mengatasi spitback:
1. Turunkan Pengaturan Watt
Jika Kamu mengalami spitback, coba turunkan watt pada mod Kamu untuk mengurangi produksi uap yang berlebihan, yang bisa menyebabkan spitback.
2. Jaga Kelembaban Coil
Pastikan coil tidak terlalu basah atau kering. Gunakan kain bersih untuk menyerap kelebihan cairan jika coil terlalu basah, atau tambahkan sedikit liquid jika coil terlalu kering.
3. Atur Airflow dengan Tepat
Sesuaikan airflow pada atomizer atau pada device pod Kamu. Mengurangi airflow yang terlalu besar bisa membantu mengurangi risiko spitback.
4. Ganti Drip Tip
Menggunakan drip tip yang lebih lebar atau lebih panjang bisa mengurangi kemungkinan cairan tersedot ke mulut Kamu.
5. Pilih Liquid yang Sesuai
Beberapa jenis liquid yang lebih cair dapat meningkatkan risiko spitback. Coba pilihlah liquid dengan rasio VG/PG yang berbeda untuk menemukan yang paling cocok untuk mengurangi spitback.
Kesimpulan
Spitback memang bisa mengganggu, namun dengan memahami penyebabnya dan mengikuti tips di atas, Kamu bisa meminimalisir masalah ini. Dengan pengaturan yang tepat pada watt, kelembaban coil, airflow dan teknik menghisap yang benar dapat menjadikan pengalaman vaping Kamu lebih nyaman dan terhindar dari spitback.









