Anda tidak memenuhi syarat untuk dapat masuk ke situs web ini.
Verifikasi Umur

Anda harus berusia setidaknya 21 tahun keatas untuk mengunjungi situs web ini. Pilih preferensi Anda di bawah ini.

✅Saya menyatakan bahwa berusia di atas 21 tahun dan akan mematuhi pernyataan di atas.

Cartridge Pod Cepat Gosong Padahal Baru Ganti? Ini 5 Penyebab & Solusinya!

Pernah nggak sih lo ngalamin momen apes ini: baru aja beli cartridge baru, isi liquid, pas di-puff rasanya malah kayak kapas kebakar? Rasanya zonk banget, bikin tenggorokan sakit, dan pastinya bikin dompet boncos kalau harus beli cartridge terus-terusan.

Tenang, lo nggak sendirian. Masalah “dry hit” atau gosong dini ini adalah musuh bebuyutan vapers, terutama pengguna Pod system. Seringkali, masalahnya bukan di produk cacat, tapi di kebiasaan kita yang kurang tepat.

Di artikel ini, Vapertize bakal bongkar tuntas 5 penyebab utama kenapa cartridge lo cepet gosong dan trik jitu biar coil lo awet berminggu-minggu. Yuk, simak!


1. Lo Lupa Ritual “Priming” (Sabar Itu Kuncinya, Bro!)

Ini kesalahan paling fatal para pemula. Begitu cartridge baru dibuka, langsung isi liquid, langsung tancap gas firing.

Padahal, kapas di dalam coil butuh waktu untuk menyerap liquid sampai ke pori-pori terdalam (saturasi sempurna). Kalau lo langsung hisap saat kapas masih agak kering, bagian tengah kapas akan langsung hangus terbakar. Sekali kapas gosong, rasa itu nggak akan bisa hilang.

Solusi Vapertize:

  • Setelah isi liquid ke cartridge baru, diamkan minimal 5-10 menit sebelum puff pertama.
  • Biarkan gravitasi dan kapilaritas bekerja. Sabar sedikit biar flavor tetap on point.

2. Terjebak “Chain Vaping” yang Brutal

Lagi asik nongkrong, nggak sadar lo hisap pod kayak kereta api? Hisap, buang, hisap lagi tanpa jeda. Ini namanya chain vaping.

Saat lo chain vaping, coil memanas terus menerus dan liquid di kapas menguap lebih cepat daripada kemampuan kapas menyerap liquid baru dari tangki. Hasilnya? Kapas jadi kering di tengah proses, dan terjadilah dry hit.

Solusi Vapertize:

  • Kasih jeda 10-15 detik antar puff.
  • Biarkan liquid meresap kembali membasahi coil (re-wicking process). Santai aja, nikmatin layer rasanya.

3. Salah Pilih Rasio PG/VG Liquid

Ingat rumus teknis sederhana ini: VG (Vegetable Glycerin) itu kental, PG (Propylene Glycol) itu encer.

Baca Juga :  Apakah Kamu Vaper Pemula? Kenali Jenis Vape yang Kamu Gunakan!

Pod system dengan lubang wicking kecil (biasanya resistensi 0.8 ohm ke atas) didesain untuk liquid yang agak encer. Kalau lo paksa pakai Liquid Freebase high VG (misal 70:30 atau 80:20) di pod kecil, liquidnya bakal susah masuk ke kapas karena terlalu kental.

Solusi Vapertize:

  • Untuk Pod (Saltnic/Pods Friendly), gunakan rasio PG/VG 50:50 atau maksimal 60:40.
  • Cek koleksi [Liquid Saltnic Terbaik] di Vapertize yang sudah terkurasi aman buat coil lo.

4. Liquid “Coil Killer” (Terlalu Manis)

Siapa sih yang nggak suka liquid creamy yang manisnya legit atau fruity yang seger banget? Tapi hati-hati, liquid dengan pemanis buatan (sweetener) berlebih adalah pembunuh coil nomor satu.

Pemanis yang dipanaskan akan meninggalkan residu kerak (gunk) di kawat coil. Semakin tebal keraknya, semakin cepat coil lo terasa gosong dan flavor-nya jadi mendem.

Solusi Vapertize:

  • Pilih liquid yang balance. Tidak harus hambar, tapi cari brand yang dikenal ramah coil.
  • Rajin bersihkan konektor pod dari kondensasi agar pembakaran tetap stabil.

5. Liquid Sekarat Masih Dihajar

Ini kebiasaan buruk yang sering disepelekan. Mentang-mentang lagi hemat, liquid tinggal setetes di dasar cartridge masih dipaksa hisap. Ingat, lubang penyerapan (wicking hole) di coil posisinya nggak selalu di dasar banget.

Kalau level liquid sudah di bawah lubang kapas, otomatis kapas nggak dapet asupan liquid. Firing sedikit aja langsung gosong!

Solusi Vapertize:

  • Isi ulang (refill) segera saat liquid sisa 20% atau sebatas lubang kapas. Jangan tunggu kering kerontang.

FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan

Q: Cartridge gosong apa bisa dicuci biar bener lagi?

A: Sayangnya nggak bisa, Bro. Sekali kapas gosong (terbakar), struktur seratnya rusak dan rasa gosongnya bakal nempel permanen. Solusi satu-satunya ganti cartridge/coil baru.

Baca Juga :  Memahami Perbedaan Cartridge dan Coil untuk Pengguna Pod Vape

Q: Berapa lama umur cartridge pod yang normal?

A: Tergantung intensitas vaping dan jenis liquid. Pemakaian normal rata-rata bertahan 7-14 hari. Kalau liquid lo manis banget (banyak sweetener), bisa jadi cuma 3-5 hari.

Q: Kenapa cartridge baru rasanya hambar (muted flavor)?

A: Bisa jadi lo kena vaper’s tongue (lidah mati rasa sementara) atau device lo baterainya lemah. Coba cas dulu device-nya sampai penuh, karena firing yang lemah bikin pembakaran nggak sempurna.


Penutup & Disclaimer

Vaping adalah seni menikmati rasa, jadi jangan biarkan masalah teknis sepele merusak mood lo. Dengan menerapkan 5 tips di atas, dijamin cartridge lo bakal lebih awet dan dompet lebih aman.

Ingat, Vape hanya untuk usia 18+. Produk mengandung nikotin yang merupakan zat adiktif. Gunakan secara bijak sebagai alat bantu berhenti merokok, bukan untuk gaya-gayaan.

Mau konsultasi soal device yang cocok atau cari liquid yang ramah coil?

  • 🔥 Follow Instagram kami: @vapertize untuk update promo & tips harian.
  • 💬 Chat Expert kami: WhatsApp Vapertize (Konsultasi Gratis!).
  • 🤝 Gabung Komunitas: Vapertize Hub biar nggak ketinggalan racun baru.

Keep it cloudy and safe, Vapers!

Share this post :
Picture of Vapertize
Vapertize

Authentic & Premium Vape Store

Copyright © 2025 PT VAPERTIZE INOVASI NUSANTARA.

All rights reserved.