Anda tidak memenuhi syarat untuk dapat masuk ke situs web ini.
Verifikasi Umur

Anda harus berusia setidaknya 21 tahun keatas untuk mengunjungi situs web ini. Pilih preferensi Anda di bawah ini.

✅Saya menyatakan bahwa berusia di atas 21 tahun dan akan mematuhi pernyataan di atas.

Review OXVA Xlim 3 Ultra & Xlim Pro 3: Pod Touchscreen Canggih atau Sekadar Gimmick Akhir Tahun?

Vapers, siap-siap dompet bergetar! Di penghujung tahun ini, OXVA merayakan Anniversary ke-6 mereka dengan melepaskan dua “monster” baru sekaligus: OXVA Xlim 3 Ultra dan OXVA Xlim Pro 3.

Berdasarkan bedah tuntas dari channel YouTube VaperSTUFF, Fernan menyebutkan bahwa kedua device ini bukan sekadar refreshment biasa. Ada upgrade gila-gilaan, mulai dari kapasitas baterai “badak” hingga teknologi layar sentuh yang futuristik. Apakah ini akan menjadi pod system terbaik untuk menutup tahun 2025? Mari kita bedah lebih dalam.

Quick Specs: Head-to-Head

SpesifikasiOXVA Xlim 3 UltraOXVA Xlim Pro 3
DimensiLebih lebar/kotak (Modern)Stick shape (Classic)
Layar2.2 Inch HD Touch Screen1 Inch (Bigger than v2)
Baterai1.500 mAh (Monster!)1.500 mAh
Max Watt30 Watt30 Watt
ChipsetSuper Pulse SystemStandard Oxva Chip
Cartridge3ml Top Fill (Unitech 2.0)3ml Top Fill (Unitech 2.0)
ChargingType-C (30 Mins 80%)Type-C (30 Mins 80%)
Berat90 gram77.4 gram

Desain & Build Quality: Mewah & Futuristik

Kalau kamu suka gaya klasik, Xlim Pro 3 masih mempertahankan bentuk stick yang ergonomis. Fernan dari VaperSTUFF menyoroti kombinasi material zinc alloy dengan aksen leather/carbon yang bikin handfeel-nya solid banget (berat 80g). Layarnya kini lebih besar (1 inch), jadi info puff count dan watt makin jelas.

Tapi, bintang utamanya jelas Xlim 3 Ultra. Device ini membawa layar 2.2 inch Touch Screen yang responsif banget! Animasinya smooth, bisa digeser-geser untuk atur watt atau ganti tema. Bentuknya agak sedikit lebih lebar tapi tetap nyaman digenggam (90g). Satu fitur unik di Ultra: dia punya fitur Vibration Feedback (bisa getar, Bro!). Kualitas finishing-nya juara, terasa premium dan tidak ringkih.

Baca Juga :  Boleh Gak Ngecas Pod Pakai Charger HP Fast Charging? Awas Baterai Kembung!

Performa & User Experience (The Real Deal)

1. Chipset Super Pulse (Eksklusif di Ultra)

Ini yang bikin Xlim 3 Ultra beda kelas. OXVA menyematkan chip Super Pulse yang biasanya ada di mod besar. Efeknya? Firing jauh lebih stabil meskipun baterai mau habis. Fernan merasakan sensasi “padat” dan power delivery yang konstan saat tes chain vaping.

2. Flavor & Cartridge Baru

Kedua device ini menggunakan cartridge baru 3ml Top Fill (Unitech 2.0). Kelebihannya:

  • Kapasitas Lega: 3ml bikin nggak perlu bolak-balik isi liquid.
  • Anti Leaking: Mekanisme pengisian dari atas tanpa cabut cartridge meminimalisir rembes.
  • Kompatibilitas: Masih bisa pakai cartridge Xlim V2 atau V3 lama. Aman buat stok lama kalian!

Saat dites menggunakan Cartridge 0.4 Ohm dengan liquid Freebase (Tantrum), flavor yang dihasilkan Xlim 3 Ultra terasa sangat mumpuni di 28 Watt. Layering manis dan throat hit-nya dapet banget untuk ukuran pod.

Untuk Cartridge 0.8 Ohm (Salt/Pods friendly), kedua device sama-sama enak. Tapi, reviewer merasakan sensasi “sedot” yang sedikit berbeda. Di Ultra, rasanya lebih dense (padat) dan firing-nya lebih galak dibanding Pro 3, kemungkinan besar efek dari chip Super Pulse tadi.

3. Airflow & RDL Experience

Airflow di Ultra sedikit lebih plong (loose) dibanding Pro 3.

  • Buat RDL: Ultra juara. Slide airflow dibuka full, pakai 0.4 ohm, rasanya ngebul dan lega.
  • Buat MTL: Tinggal tutup airflow dikit, tight-nya masih dapet, cocok buat penikmat Nicotine Salt.

Kelebihan & Kekurangan

Pros (Kelebihan):

  • Baterai 1.500 mAh: Ini upgrade gila untuk ukuran pod. Bisa tahan seharian lebih buat heavy vapers.
  • Super Pulse Chip (Ultra): Firing sangat stabil, no drop power.
  • Touch Screen (Ultra): Navigasi menu gampang, visual cakep, berasa pegang HP mini.
  • Fast Charging: 30 menit baterai penuh, nggak perlu nunggu lama.

Cons (Kekurangan):

  • Limit Watt 30W: Meski baterai gede, max power dikunci di 30W. Buat yang berharap bisa hajar 40W di coil 0.4, mungkin agak kecewa (tapi sebenarnya 30W udah cukup banget buat pod).
  • Ukuran (Ultra): Bagi pecinta pod stick ramping, Xlim 3 Ultra mungkin terasa agak “gendut” di kantong.
  • Magnet Cartridge: Harus dipastikan snap dengan pas, karena body Ultra agak besar kadang kita ragu cartridge udah masuk full atau belum.

Kesimpulan: Pilih Mana?

OXVA Xlim 3 Ultra adalah pemenang mutlak kalau kamu mencari teknologi terbaru, layar gede yang satisfying, dan performa chip yang lebih galak. Ini cocok buat kamu yang “Tech Savvy” atau pengen upgrade dari pod lama ke sesuatu yang fresh.

OXVA Xlim Pro 3 adalah pilihan aman (“Daily Driver”) buat kamu yang suka desain simpel, ramping, tapi butuh baterai badak 1.500 mAh tanpa ribet fitur touch screen.

Siapa yang cocok beli?

  • Pemula: Ambil Xlim Pro 3 (Lebih straightforward).
  • Vaporista/Sultan: Wajib ambil Xlim 3 Ultra (Fitur lengkap, chip Super Pulse).

Gimana? Udah siap “jajan” penutup tahun? Jangan lupa pantengin terus update stok terbaru dan racun vape lainnya di Instagram kami: 👉 Follow Instagram Vapertize

Baca Juga :  Review Liquid Besti Banana Matcha Salt Nic: Matcha Series Paling Unik atau Aneh? - Kupas Tuntas

Mau konsultasi atau order langsung biar nggak kehabisan? Chat admin sekarang: 📲 WhatsApp Vapertize

Keep Vaping, Stay Safe!

Share this post :
Picture of Vapertize
Vapertize

Authentic & Premium Vape Store

Copyright © 2025 PT VAPERTIZE INOVASI NUSANTARA.

All rights reserved.